Hari jum'at lagi.
Masih ingat hari.
Tak keliru memakai baju.
Dulu cuma satu.
Sekarang menjadi dua.
Tak bisa.
Harus satu.
Tak bisa menampungnya.
Rasanya makin sedikit memori yang tersisa.
Jum'at di belakang.
Memperhatikan setiap jamaah.
Tak ada sama persis.
Semua berbeda.
Sebelumnya 30 menit datang lebih awal.
Apalagi, cerita.
Dimana-mana selalu ada cerita.
Tidak terdengar.
Pengeras suara menyamarkannya.
Ada kaca besar di mesjid ini.
Kadang bisa jadi cermin.
Tak tahu apakah orang-orang tahu atau tidak.
Memperhatikan atau tidak.
Masih ingat hari.
Tak keliru memakai baju.
Dulu cuma satu.
Sekarang menjadi dua.
Tak bisa.
Harus satu.
Tak bisa menampungnya.
Rasanya makin sedikit memori yang tersisa.
Jum'at di belakang.
Memperhatikan setiap jamaah.
Tak ada sama persis.
Semua berbeda.
Sebelumnya 30 menit datang lebih awal.
Apalagi, cerita.
Dimana-mana selalu ada cerita.
Tidak terdengar.
Pengeras suara menyamarkannya.
Ada kaca besar di mesjid ini.
Kadang bisa jadi cermin.
Tak tahu apakah orang-orang tahu atau tidak.
Memperhatikan atau tidak.








